Katoda bersama dan anoda bersama adalah dua desain sirkuit penggerak LED dasar. Tampilan LED tidak beraturan — termasuk layar melengkung, layar LED berbentuk bola, tampilan LED silinder, serta instalasi LED kreatif — juga mengikuti prinsip-prinsip listrik yang sama di dalam modul-modulnya.
Namun, pilihan antara katoda bersama dan anoda bersama secara langsung memengaruhi konsumsi daya, pembangkitan panas, stabilitas, serta kinerja keseluruhan layar.
Pada desain katoda bersama, semua katoda LED (terminal negatif) dihubungkan bersama sebagai terminal umum.
Katoda bersama biasanya dihubungkan ke ground (GND). Untuk menyalakan LED tertentu, sistem mengirimkan sinyal level tinggi ke anoda LED tersebut (terminal positif).
Daya mengalir dalam arah berikut:
Anoda → LED → Katoda → Ground
Salah satu keuntungan terbesar dari teknologi katoda umum adalah efisiensi energi. Layar LED modern yang tidak beraturan dan tampilan LED kreatif secara luas menggunakan desain ini karena mampu mengurangi konsumsi energi sekitar 30% hingga 50% dibandingkan sistem anoda umum.
Karena sistem ini mengonsumsi daya lebih rendah, maka juga menghasilkan panas lebih sedikit. Hal ini menjadi sangat penting bagi tampilan LED tidak beraturan karena struktur uniknya sering kali menyisakan ruang terbatas untuk ventilasi dan pendinginan.
Suhu operasional yang lebih rendah meningkatkan pembuangan panas dan membantu mempertahankan kinerja yang stabil selama periode operasi yang panjang.
Panas yang lebih rendah membantu memperlambat degradasi cahaya LED serta memperpanjang masa pakai tampilan.
Setiap LED memerlukan jalur penggerak anoda yang terpisah, sehingga struktur sirkuit menjadi sedikit lebih rumit.
Pada desain anoda umum, semua anoda LED (terminal positif) dihubungkan bersama sebagai terminal bersama.
Anoda umum biasanya terhubung ke catu daya positif (VCC). Untuk mengaktifkan LED tertentu, sistem mengirimkan sinyal level rendah ke katoda LED tersebut (terminal negatif).
Daya mengalir dalam arah berikut:
Catu Daya → Anoda → LED → Katoda → IC Penggerak
Sistem anoda umum telah ada selama bertahun-tahun dan tetap banyak digunakan dalam modul LED tradisional serta tampilan digital.
Struktur rangkaian relatif sederhana, sehingga membantu menekan biaya produksi.
Karena semua terminal positif terhubung bersama, insinyur dapat menyederhanakan beberapa susunan kabel.
Dibandingkan dengan sistem katoda umum, desain anoda umum mengonsumsi lebih banyak listrik dan menghasilkan lebih banyak panas.
Output panas yang lebih tinggi meningkatkan tuntutan pendinginan, terutama pada struktur tampilan yang kompak atau tertutup.

| Item Perbandingan | Katode umum | Anoda Umum |
|---|---|---|
| Konsumsi daya | Lebih rendah | Lebih tinggi |
| Penghematan energi | 30%–50% Lebih Efisien | Efisiensi yang Lebih Rendah |
| Penghasilan Panas | Lebih rendah | Lebih tinggi |
| Kebutuhan Pendinginan | Lebih rendah | Lebih tinggi |
| Kompleksitas Rangkaian | Sedikit lebih tinggi | Lebih sederhana |
| Biaya | Sedikit lebih tinggi | Lebih rendah |
| Stabilitas | Lebih Cocok untuk Penggunaan Jangka Panjang | Standar |
| Aplikasi Tipikal | Layar LED tidak beraturan kelas atas, proyek hemat energi | Layar LED konvensional, proyek dengan anggaran terbatas |
Tampilan LED tidak beraturan modern semakin memilih solusi katoda umum karena beberapa alasan penting.
Struktur LED kreatif sering kali mencakup permukaan melengkung, tata letak internal yang padat, serta bingkai khusus. Desain-desain ini menyisakan ruang lebih sedikit untuk aliran udara dan sistem pendingin.
Oleh karena itu, rendahnya pembangkitan panas menjadi keuntungan utama.
Banyak proyek LED kreatif beroperasi secara terus-menerus di ruang komersial, pameran, panggung, museum, serta instalasi arsitektural. Operasi yang stabil dan efisiensi energi sangat krusial di lingkungan-lingkungan tersebut.
Layar LED tidak beraturan berukuran besar dapat mengonsumsi listrik dalam jumlah signifikan. Teknologi katoda umum membantu mengurangi biaya operasional jangka panjang secara signifikan.
Suhu yang lebih rendah mengurangi penuaan LED dan pelemahan cahaya, sehingga membantu mempertahankan konsistensi kecerahan seiring waktu.
Perbedaan utama antara tampilan LED katoda umum dan anoda umum terletak pada apakah terminal bersama tersebut terhubung ke sisi negatif atau sisi positif rangkaian.
Untuk layar LED tidak beraturan, teknologi katoda umum telah menjadi tren industri karena memberikan konsumsi daya yang lebih rendah, pengurangan pembangkitan panas, peningkatan stabilitas, serta masa pakai yang lebih panjang.
Meskipun sistem katoda umum biasanya memiliki biaya lebih tinggi dan memerlukan sirkuit penggerak yang lebih kompleks, keunggulan-keunggulannya menjadikannya ideal untuk proyek tampilan LED kreatif kelas atas modern.