Kecerahan merupakan salah satu indikator kinerja paling penting untuk tampilan LED. Istilah ini mengacu pada jumlah cahaya yang dipancarkan oleh layar dalam kondisi tertentu dan biasanya diukur dalam kandela per meter persegi (cd/m²).
Secara umum, tampilan LED yang lebih terang menghasilkan keluaran cahaya yang lebih kuat, kontras yang lebih tinggi, serta ketahanan yang lebih baik terhadap gangguan cahaya ambient.
Untuk memahami Tampilan Led kecerahan, Anda pertama-tama perlu memahami beberapa konsep kunci.
1. Kecerahan Satu Lampu LED
Kecerahan satu lampu LED mengacu pada intensitas cahaya yang dipancarkan oleh masing-masing chip warna di dalam kemasan LED. Nilai ini biasanya diukur dalam milicandela (mcd).
Tingkat kecerahan LED bergantung pada faktor-faktor seperti:
- Bahan LED
- Proses pembuatan
- Arus penggerak
- Kualitas chip
Warna LED yang berbeda juga memiliki tingkat kecerahan yang berbeda. Nilai tipikalnya adalah:
| Warna LED |
Kecerahan Tipikal |
| LED merah |
800–1000 mcd |
| Led Hijau |
2000–3000 mcd |
| LED biru |
300–500 mcd |
2. Kecerahan Setiap Piksel
Setiap piksel pada tampilan LED terdiri dari beberapa lampu LED dalam warna berbeda. Oleh karena itu, kecerahan satu piksel sama dengan jumlah kecerahan seluruh LED di dalam piksel tersebut dan biasanya dinyatakan dalam kandela (cd).
Kecerahan piksel aktual bergantung pada:
- Jumlah LED per piksel
- Rasio kombinasi warna
- Model dan konfigurasi tampilan
Sebagai contoh, tampilan LED P16 dapat menggunakan struktur piksel seperti 2R1G1B (2 LED merah, 1 LED hijau, dan 1 LED biru). Kecerahan total piksel merupakan jumlah kecerahan yang disumbangkan oleh masing-masing warna.
3. Kecerahan Layar Secara Keseluruhan
Kecerahan keseluruhan tampilan LED mengacu pada total output luminus dari semua piksel dibagi luas layar. Nilai ini diukur dalam cd/m².
Beberapa faktor memengaruhi kecerahan akhir layar, antara lain:
- Kepadatan piksel (resolusi)
- Mode Pindai
- Arus penggerak
- Kualitas LED
- Konfigurasi tampilan
Misalnya, tampilan LED P16 dengan:
- 3906 piksel per meter persegi
- mode pemindaian 1/4
secara teoretis dapat mencapai kecerahan sekitar 4138–4150 cd/m².
Rumus Perhitungan Kecerahan
1. Kecerahan Satu Lampu LED
Kecerahan LED Tunggal=Resolusi×Jumlah LED per PikselKecerahan Layar×Luas Area×Tingkat Pemindaian
2. Kecerahan Setiap Piksel
Kecerahan Piksel=Kecerahan LED Tunggal×Jumlah LED per Piksel
3. Kecerahan Layar Secara Keseluruhan
Kecerahan Layar=Luas Area×Tingkat PemindaianKecerahan Piksel×Resolusi
Contoh: Perhitungan Kecerahan Display LED Luar Ruangan P16
Asumsikan tampilan LED luar ruangan P16 dengan spesifikasi berikut:
- Konfigurasi piksel: 2R1G1B
- Mode pemindaian: pemindaian 1/4
- Kepadatan piksel: 3906 piksel/m²
- Kecerahan LED merah: 800 mcd
- Kecerahan LED hijau: 2300 mcd
- Kecerahan LED biru: 350 mcd
Langkah 1: Hitung Kecerahan Piksel
(800×2+2300+350)=4250 mcd
Langkah 2: Menghitung Kecerahan Layar Teoretis
1000×4(800×2+2300+350)×3906≈4150 cd/m2
Oleh karena itu, kecerahan maksimum teoretis layar LED P16 ini adalah sekitar:

Cara Menghitung Kecerahan Satu LED dari Kecerahan Layar dan Kerapatan Piksel yang Diketahui
Jika kecerahan layar dan kerapatan piksel diketahui, Anda dapat memperkirakan kecerahan masing-masing LED.
Rumus Perhitungan
Dengan asumsi konfigurasi piksel 2R1G1B:
Kecerahan LED Merah
Kepadatan PikselKecerahan (cd/m²)×0.3÷2
Kecerahan LED Hijau
Kepadatan PikselKecerahan (cd/m²)×0.6
Kecerahan LED Biru
Kerapatan Piksel × Kecerahan (cd/m²) × 0,1
Contoh Praktis
Asumsikan:
- Kerapatan piksel: 2500 piksel/m²
- Struktur piksel: 2R1G1B
- Kecerahan layar: 5000 cd/m²
Kecerahan LED Merah
Kecerahan LED Hijau
Kecerahan LED Biru
Total Kecerahan Piksel
Jadi, kecerahan masing-masing piksel adalah: