Ketika Anda merekam sebuah LED Video Wall dengan ponsel cerdas atau kamera profesional, Anda mungkin melihat riak bergelombang atau garis-garis tidak beraturan pada layar. Artefak visual ini dikenal sebagai pola moiré . Mereka muncul ketika kisi piksel sensor kamera berinterferensi dengan kisi piksel tampilan LED, terutama ketika konten mencakup garis halus, kisi, atau tekstur berulang.
Seiring semakin umumnya layar LED di studio siaran, ruang kendali, dan tempat acara, efek moiré menjadi perhatian utama. Hal ini menimbulkan pertanyaan penting: Dapatkah teknologi LED COB membantu mengurangi pola moiré? Berdasarkan pengalaman praktis dan fisika tampilan, jawabannya adalah ya—meskipun tidak sepenuhnya dalam setiap skenario
Moiré tidak hanya berasal dari tampilan LED saja. Sebaliknya, moiré terjadi akibat interaksi antara dua struktur reguler: tata letak piksel LED dan susunan piksel sensor kamera. Ketika kedua kisi ini saling tumpang tindih pada jarak, sudut, atau tingkat perbesaran tertentu, terjadilah interferensi.
Jarak piksel yang lebih kecil dapat menggeser posisi munculnya moiré dan mengurangi intensitasnya. Namun demikian, jarak piksel saja tidak cukup untuk sepenuhnya menghilangkan moiré. Jenis kamera, jarak pengambilan gambar, pilihan lensa, dan strategi fokus semuanya memainkan peran penting.
Dibandingkan dengan tampilan LED SMD tradisional, Teknologi COB (Chip on Board) melemahkan kondisi fisik yang menyebabkan moiré . Hal ini dilakukan melalui beberapa cara utama.
Layar LED SMD tradisional menggunakan paket LED individual. Setiap piksel berfungsi seperti sumber cahaya titik kecil, dengan celah hitam yang terlihat antar LED. Di bawah lensa kamera, titik-titik terang ini berinteraksi kuat dengan kisi sensor, yang sering memicu efek moiré.
Tampilan LED COB bekerja secara berbeda. Produsen memasang chip LED mentah langsung ke PCB dan menutupinya dengan lapisan resin transparan atau silikon. Lapisan ini mendispersikan cahaya sedikit sebelum mencapai kamera.
Akibatnya, tampilan tidak lagi tampak seperti matriks titik tajam. Sebaliknya, tampilan ini berperilaku lebih seperti permukaan cahaya yang halus dan kontinu. Perubahan ini secara signifikan mengurangi kemungkinan interferensi piksel-ke-piksel yang kuat dan oleh karena itu menekan pola moiré.
Moiré menjadi lebih terlihat ketika tampilan memiliki area non-emisif yang besar di antara piksel. LED SMD tradisional memiliki bingkai jelas dan celah gelap yang lebih lebar, yang menciptakan struktur kisi yang kuat.
Teknologi COB menghilangkan bingkai kemasan LED. Hal ini memungkinkan chip ditempatkan lebih berdekatan dan secara drastis meningkatkan faktor Isi . Dengan celah gelap yang lebih sedikit dan gambar yang lebih padat, kamera kesulitan mendeteksi pola grid berulang yang cukup kuat untuk menciptakan gangguan.
Dalam praktiknya, faktor isi yang lebih tinggi ini membuat layar LED COB terlihat lebih halus di kamera, terutama dalam pengambilan gambar jarak dekat.
Banyak tampilan LED COB menggunakan permukaan matte atau lapisan optik hitam khusus. Perlakuan ini meningkatkan kontras sekaligus menyerap cahaya sekitar.
Yang lebih penting, mereka mengurangi pantulan mikro pada permukaan layar. Pantulan sering memperkuat artefak visual selama pengambilan gambar, termasuk moiré. Dengan meminimalkan pantulan, tampilan COB semakin menstabilkan gambar pada kamera.

Meskipun teknologi COB sangat meningkatkan kinerja moiré, teknologi ini tidak menjamin penghilangan total—terutama di lingkungan siaran profesional.
Beberapa faktor masih penting:
Jarak piksel : Meskipun menggunakan COB, pitch besar seperti P2.5 yang difilmkan dari jarak dekat tetap dapat menimbulkan efek moiré. Untuk penggunaan studio dan siaran, Layar LED COB P1.2 atau P0.9 memberikan hasil yang paling stabil.
Jarak dan sudut pengambilan gambar : Mengubah sudut atau jarak kamera dapat secara signifikan mengurangi gangguan.
Strategi fokus : Operator kamera sering kali menyesuaikan fokus sedikit menjauh dari bidang layar. Ketika dikombinasikan dengan keunggulan fisik COB, teknik ini dapat menghasilkan gambar yang hampir sempurna.
Kalibrasi dan kontrol termal : Kecerahan yang stabil dan kalibrasi warna membantu menjaga perilaku piksel yang konsisten, yang juga mendukung hasil pengambilan gambar yang lebih baik.
Teknologi COB LED tidak secara ajaib menghilangkan pola moiré, tetapi secara fundamental mengurangi kemungkinan dan tingkat keparahan pola tersebut . Dengan mengubah sumber cahaya titik menjadi permukaan cahaya yang halus, meningkatkan faktor isi, dan meminimalkan pantulan, tampilan COB menawarkan keunggulan jelas dibanding layar LED SMD tradisional.
Untuk aplikasi seperti studio siaran, produksi virtual, ruang konferensi, dan pusat kendali, tampilan LED COB—terutama dengan pitch piksel halus—menyediakan solusi yang lebih ramah kamera dan gambar yang terlihat lebih bersih.
1. Apakah tampilan COB LED dapat sepenuhnya menghilangkan pola moiré?
Tidak. Teknologi COB secara signifikan mengurangi moiré namun tidak dapat menghilangkannya dalam semua kondisi pengambilan gambar. Pengaturan kamera dan jarak pemotretan tetap berpengaruh.
2. Mana yang lebih penting untuk kontrol moiré: pitch piksel atau teknologi COB?
Keduanya penting. Pitch piksel halus mengurangi risiko moiré, sedangkan teknologi COB semakin melemahkan gangguan dengan meningkatkan keseragaman permukaan dan faktor isi.
3. Pitch piksel berapa yang terbaik untuk pengambilan gambar siaran dengan layar LED COB?
Tampilan LED COB P1.2 atau P0.9 memberikan kinerja paling stabil dan ramah kamera di lingkungan siaran.